Hit Enter to search or Esc key to close
Blog thumbnail

Begini Cara Wisata Kota Singkat ala Backpacker di Manado

Begini Cara Wisata Kota Singkat ala Backpacker di Manado

Blog thumbnail

Manado memiliki banyak pesona wisata yang cocok untuk perjalanan ala backpacker. Wisata kota singkat cocok untuk Anda yang tidak punya banyak waktu berlibur, terutama jika Anda sudah berencana ingin ke tempat wisata yang jauh dari pusat kota, seperti Bunaken.

Berikut beberapa tips agar Anda bisa menikmati wisata kota singkat yang murah tetapi berkesan di Manado.

Cari Waktu Berkunjung yang Tepat

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Manado biasanya sekitar bulan Mei, Agustus, dan September, karena di luar musim puncak. Pada masa-masa ini, tarif hotel serta tiket pesawat online ke Manado bisa lebih murah, dan tempat wisata tidak terlalu sesak.

Jika Anda juga berencana pergi ke Bunaken setelah menjelajahi Manado, pilihlah waktu berangkat pada bulan Mei atau Agustus, karena tingkat kejernihan airnya paling bagus, cocok untuk menyelam atau snorkeling.

Jika Anda tinggal di luar Sulawesi bagian utara, Anda mungkin menemukan banyak penerbangan yang transit di Makassar atau Surabaya. Jika ingin menghemat waktu wisata, cari penerbangan langsung yang berangkat pagi-pagi sekali, jika perlu saat fajar.

Makan di Tempat yang Jauh dari Bandara

Bandara Sam Ratulangi banyak dikelilingi warung dan kedai yang menjual makanan setempat, termasuk menu sarapan populer seperti nasi kuning cakalang.

Walau warung-warung ini menjual makanan murah, kisaran harganya termasuk sedikit lebih mahal dari yang berada di kota. Jika Anda tiba dengan penerbangan pagi dan kelaparan, keluarlah dari area bandara dan berjalanlah agak jauh sebelum mencari tempat makan.

Salah satu restoran nasi kuning yang direkomendasikan adalah RM Nasi Kuning Sederhana. Berlokasi di Jalan Dr. Sutomo, tepat di depan RS Kedokteran Gigi dan Mulut Unsrat, restoran ini dapat dicapai dengan angkot jurusan Lapangan-Paal Dua, dan turun di Terminal Paal Dua.

Dari sana, naik angkot lain ke Jalan Sudirman, dan turun di depan SMA Frater Don Bosco. Restoran ini tidak jauh dari titik tersebut.

Mulai Wisata dari Jalan Sudirman

Jika ingin langsung berwisata kota setelah makan di RM Nasi Kuning Sederhana, Anda bisa langsung berjalan kaki ke Jalan Sudirman.

Dari sana, Anda bisa menemukan Titik Nol (Zero Point), yang merupakan panduan mudah untuk menjelajahi area lain di Manado. Jalan ini saja sudah menawarkan pemandangan indah berupa bangunan lama, seperti bangunan SMA Frater Don Bosco dan Monumen Perang Dunia Kedua.

Tanyakan Tarif Standar ke Petugas Bandara

Ingin menjelajah Manado dengan angkutan umum? Tanyakan tarif standar angkot kepada petugas bandara, agar Anda tidak mudah ditipu. Tanyakan juga pilihan angkot untuk menuju ke tujuan wisata kota populer, dan catat ciri-cirinya jika perlu (warna, nomor, dan sebagainya).

Siapkan uang kecil sesuai tarif sebelum naik ke angkot, dan berikan uangnya dengan percaya diri. Hal ini akan mengurangi kesan kikuk dan kurang pengalaman, terutama jika Anda baru pertama kali berkunjung ke Manado.

Naik Bus Damri dari Bandara ke Pusat Kota

Jika Anda ingin langsung pergi ke pusat Kota Manado, Anda bisa naik Bus Damri jurusan Bandara-Boulevard. Tarif bus ini sekitar Rp 30.000,00, dan memiliki interior cukup nyaman dengan kursi empuk serta pendingin ruangan.

Cara ini cocok untuk wisatawan yang datang dengan keluarga atau anak-anak, dan tidak ingin menghabiskan banyak uang untuk taksi argo atau mobil sewaan.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami

WhatsApp WhatsApp us